Brandy Alexander: Koktail yang Pada Dasarnya adalah Makanan Penutup dalam Gelas 🍸✨
Sophia
Diperbarui 04/29/2025
Perkenalan Menyenangkan dengan Dessert Cair 🥂
Ramuan lembut ini memadukan kehangatan brendi dengan daya tarik manis likur cokelat, yang semuanya diselimuti tekstur krim yang mewah. Sering dijuluki "dessert dalam gelas," minuman elegan ini telah memikat lidah para penikmat selama lebih dari satu abad.
Sejarah Singkat Brandy Alexander 🕵️♂️
Legenda mengatakan bahwa koktail ini lahir pada awal abad ke-20 sebagai variasi dari Alexander (pendahulunya yang berbahan dasar gin). Namun, drama sebenarnya dimulai ketika seseorang mengganti gin dengan brendi dan mengubahnya menjadi minuman penutup cair yang kita kenal sekarang.
Salah satu teori populer menyatakan bahwa koktail ini diciptakan oleh seorang bartender bernama Troy Alexander di Restoran Rector's di New York, yang menciptakan minuman ini untuk menyajikan minuman putih pada sebuah makan malam yang merayakan Phoebe Snow (seorang karakter dalam kampanye iklan populer pada awal abad ke-20). Lainnya berpendapat bahwa koktail ini diciptakan untuk pernikahan Putri Mary dan Viscount Lascelles pada tahun 1922 (karena keluarga kerajaan pantas mendapatkan hidangan penutup yang beralkohol). Para sejarawan dan bartender masih berdebat tentang hal ini, biasanya sambil menikmati segelas Brandy Alexander.
Resep: Cara Membuat Brandy Alexander (Tanpa Menumpahkan Crème ke Mana-mana) 🥄
Bahan:
| Bahan | Takaran | Tujuan |
|---|---|---|
| Cognac atau brendi berkualitas | 45 ml | Untuk mengingatkan Anda bahwa ini adalah minuman untuk orang dewasa |
| Dark Crème de Cacao | 30ml | Untuk rasa cokelat yang nakal |
| Krim Kental | 30ml | Untuk membenarkan sebutannya sebagai "pencuci mulut" |
| Pala segar | Taburkan sedikit | Bubuk mewah (wajib) |
| Es | Sesuai kebutuhan | Untuk mendinginkan, bukan mengencerkan kesenangannya |
Petunjuk:
- Isi cocktail shaker dengan es batu hingga sekitar dua pertiga penuh.
- Tuangkan brendi, crème de cacao, dan krim kental yang telah diukur ke dalam shaker.
- Tutup pengocok dengan rapat dan kocok kuat selama 20 detik, atau sampai dingin.
- Saring ke dalam gelas koktail dingin atau gelas coupe.
- Taburkan pala segar yang telah diparut halus di atasnya.
Mengungkap Pesona Klasik Brandy Alexander 🕶️
Alasan Kami Menyukainya:
- Makanan Penutup yang Disamarkan sebagai Minuman: Pada dasarnya, ini adalah milkshake cokelat dengan gelar PhD dalam berpesta.
- Simfoni yang Harmonis: Kehangatan yang kuat dari brendi tua, manisnya cokelat yang bernuansa, dan rasa krim yang mewah, semua memuncak dalam pengalaman minum yang tak terlukiskan.
- Vibrasi Serbaguna: Sempurna untuk liburan, malam kencan, atau meratapi daftar tontonan Netflix yang rusak.
Fakta Menarik 💡
- Disetujui Hollywood: Koktail ini muncul dalam film seperti Days of Wine and Roses, meskipun dengan peringatan tentang bahaya minum.
- Permainan Nama: Beberapa orang mengklaim namanya diambil dari Alexander the Great, yang jelas-jelas tidak minum ini… tapi dia pasti akan mencobanya.
- Taburan Pala: Pala bukan hanya hiasan; pala menambahkan aroma rempah yang hangat yang membuat minuman ini benar-benar menonjol. Selain itu, Anda bisa memamerkan keahlian Anda dalam menggunakan parutan mikro.
Variasi koktail Brandy Alexander 👩🍳
- Coffee Alexander cocktail: Ganti Dark Crème de Cacao dengan likur kopi untuk versi berkafein yang bisa dijadikan dessert dan juga sebagai penyegar.
- Beku Brandy Alexander: Sempurna untuk musim panas atau bagi mereka yang lebih suka koktail dalam bentuk slushie, campurkan semua bahan dengan 1 cangkir es hingga halus. Ini menciptakan milkshake beralkohol yang akan membuat Anda lupa bahwa Anda sebenarnya sedang minum alkohol.
- Alexander No. 1 cocktail: Ini adalah versi asli dari Brandy Alexander. Cukup ganti brandy dengan Gin. Koktail ini memiliki rasa herbal, unik, dan ternyata sangat enak.
- Alexander's Sister cocktail (alias Grasshopper): Gunakan Gin sebagai pengganti brandy dan ganti Dark Crème de Cacao dengan Crème de Menthe. Koktail ini berwarna hijau, beraroma mint, dan rasanya persis seperti pai grasshopper yang meleleh.
Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Koktail Brandy Alexander (FAQ) 🕵️
1. Gelas apa yang sebaiknya digunakan untuk koktail Brandy Alexander?
Gelas coupe dingin atau gelas koktail klasik ideal untuk menonjolkan tekstur halus.
2. Bisakah saya membuat koktail Brandy Alexander tanpa krim kental?
Meskipun krim kental tradisional memberikan tekstur lembut yang khas, Anda dapat menggantinya dengan campuran susu dan krim (half and half), susu utuh, atau bahkan krim kelapa untuk versi bebas susu. Perlu diingat bahwa produk susu yang lebih ringan akan menghasilkan tekstur yang lebih tipis dan kurang mewah. Beberapa bartender menggunakan campuran half and half dengan sedikit krim untuk menemukan keseimbangan yang tepat.
3. Jenis brandy apa yang sebaiknya digunakan untuk koktail Brandy Alexander?
Cognac adalah standar emas untuk koktail ini, dengan grade VS atau VSOP yang bekerja dengan sempurna, berkat teksturnya yang halus dan aroma kayu ek yang lembut. Namun, merek brandy yang bagus juga akan berfungsi dengan baik.
4. Apakah Brandy Alexander merupakan minuman beralkohol yang kuat?
Minuman ini rasanya seperti dessert, tetapi tetap mengandung takaran penuh brandy ditambah likur, sehingga memiliki kekuatan yang serupa dengan banyak koktail klasik setelah memperhitungkan pengenceran dari es. Kelembutan manisnya hanya menyembunyikan alkohol dengan sangat baik, jadi silakan nikmati dengan perlahan.
5. Bisakah saya membuat koktail Brandy Alexander sebelumnya untuk pesta?
Ya, Anda bisa mengukur terlebih dahulu brandy dan Dark Crème de Cacao dalam wadah dan menyimpannya dalam keadaan dingin. Tambahkan krim dan kocok dengan es tepat sebelum disajikan agar tetap halus dan berbusa. Jangan pernah mencampur krim dan alkohol dalam waktu lama, karena teksturnya akan rusak dan krim mungkin mulai terpisah atau basi.
6. Apa perbedaan antara koktail Alexander dan Brandy Alexander?
Koktail Alexander asli menggunakan gin alih-alih brandy. Resepnya sama persis: gin, crème de cacao, dan krim. Versi brandy menjadi begitu populer sehingga hampir menggeser versi asli, dan hari ini ketika orang menyebut "Alexander," mereka biasanya maksudkan versi brandy. Versi gin Alexander masih ada tetapi jarang dipesan.
7. Apakah crème de cacao mengandung alkohol?
Ya! Crème de cacao adalah likur bercita rasa cokelat dengan kandungan alkohol sekitar 20 hingga 25% ABV.
8. Apa perbedaan antara crème de cacao dan likur cokelat?
Crème de cacao umumnya lebih encer dan lebih manis daripada likur cokelat krim. Tersedia dalam dua varian: gelap (cokelat) dan putih (bening). Meskipun namanya berbeda, keduanya sama-sama manis dan bercita rasa cokelat; varian gelap hanya memiliki warna yang lebih kaya dan rasa yang sedikit lebih kuat. Selalu gunakan Dark Crème de Cacao untuk Brandy Alexander yang autentik.
9. Bagaimana cara mencegah Brandy Alexander saya terpisah?
Kuncinya adalah mengocok dengan kuat menggunakan banyak es. Kocok setidaknya selama 15 detik untuk mengemulsikan krim dengan bahan-bahan alkohol secara merata. Es juga mendinginkan semuanya dengan cepat, yang membantu menjaga emulsi tetap stabil. Jika Anda melihat emulsi terpisah, kemungkinan Anda tidak mengocok cukup lama atau cukup keras.
10. Kapan waktu terbaik untuk menyajikan koktail Brandy Alexander?
Ini adalah digestif terbaik. Sajikan setelah makan berat sebagai pengganti dessert. Cocok disajikan bersama tart buah atau hanya untuk malam yang tenang di depan api unggun.
11. Apakah saya benar-benar membutuhkan pala segar untuk koktail Brandy Alexander saya?
Ya, pala segar mengandung minyak atsiri yang memberikan aroma dan rasa yang intens, sesuatu yang tidak dapat ditandingi oleh pala yang sudah digiling. Pala yang sudah digiling kehilangan kekuatannya dengan cepat dan seringkali terasa kering atau tawar. Pala utuh dapat disimpan selama bertahun-tahun, dan parutan kecil atau microplane hanya membutuhkan beberapa detik untuk digunakan.
12. Makanan apa yang cocok disajikan bersama koktail Brandy Alexander?
Karena Brandy Alexander pada dasarnya adalah minuman penutup cair, ia sangat cocok dipadukan dengan hidangan penutup yang tidak terlalu manis atau creamy. Cobalah dengan biscotti, kue shortbread, buah beri segar, atau truffle cokelat hitam. Minuman ini juga ternyata sangat cocok disajikan setelah hidangan yang menampilkan daging buruan atau hidangan gurih yang kaya rasa, karena manisnya memberikan kontras yang menyenangkan.
Referensi:
[1]: https://en.wikipedia.org/wiki/Brandy_Alexander
[2]: https://www.littlesugarsnaps.com/coffee-brandy-alexander-2/
[3]: https://iba-world.com/iba-cocktail/alexander/
[4]: https://www.stilltasty.com/fooditems/index/17780















